Passion Itu, dari Diri Kita untuk Dunia

The Value of Following Passion in a Jobless World

Many people view dreams and passion exactly as Brooks painted it: as a hopelessly idealistic, selfish, or irresponsible choice that is diametrically opposed to commitment to others, responsibility, security, or success.

Passion is one of the most important elements in any effort to improve a community, build something of value in the world, and even survive tough times or a daunting economy.

Yapp, passion itu bukan sesuatu yang egois, yang cuma membuat kita seneng-seneng sendiri doang. Justru dari mencari passion itu, kita bisa memberikan apa yang terbaik dari diri kita untuk orang lain dan dunia ini ;)

Passion comes most often from exploring and engaging with the world and imagining things that don’t yet exist, but that inspire you to wonder, as Robert Kennedy once said … why not?

dan passion cuma bisa ditemukan lewat mengeksplor diri, melakukan berbagai hal, terus ngobrol ama diri sendiri, mana hal yang paling bermakna untuk saya dan untuk orang lain.

Promosi lagi ah, semoga e-book ini bisa membantu menyemangati kamu untuk menemukan passion mu ;)

Thanks @amyunusz yang udah ngasih referensi ke tulisan ini ;)


Jadi Sahabat Ilman Akbar

Personal sharing & insight saya tentang entrepreneurship, blogging & writing, pengembangan diri, serta teknologi Internet


Tags: ,

2 Responses to “Passion Itu, dari Diri Kita untuk Dunia”

  1. maydina 8 August 2012 at 20:45 #

    wah mas ilman pas bgt ni postinganny dgn topik sharing forum belajar kreatif sbt ini tgl 11 agustus di kemang 89…klo ada wkt kosong dtg ya…n turut sharing jg…

Trackbacks/Pingbacks

  1. Keterkaitan Perjuangan Islam dan kembalinya Lentera Jiwa Saya | Miftah Faried - 11 October 2011

    [...] yang kita sukai benar-benar merubah kembali semangat saya untuk mencari passion saya kembali. Lentera jiwa yang cukup lama saya tinggalkan beberapa hari yang lalu karena kesibukan saya yang lain memakasa [...]

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.